Postingan Terbaru

5 Cara Diet Sehat Ibu Menyusui yang Tepat, Ikuti Yuk!

aldanpost - Diet sehat ibu menyusui merupakan cara aman menurunkan berat badan bagi ibu menyusui dan si kecil. Banyak wanita ingin mendapatkan bentuk tubuh mereka ideal kembali setelah melahirkan. Jika Anda salah satunya, maka Anda tidak sendirian. Namun sebelum itu, cobalah untuk mengingat kembali bahwa berat badan Anda saat hamil tidak bertambah dalam semalam. Yang artinya untuk membuatnya kembali seperti sebelum hamil juga tidak mudah atau secepat itu.

Perlu Anda ketahui bahwa ibu yang menyusui umumnya dapat membakar 500-700 kalori ekstra per hari untuk bahan bakar pembuatan ASI. Sayangnya, ini tidak selalu berkontribusi pada penurunan berat badan pasca persalinan. Sebagian ahli mengatakan bahwa aktivitas sebelum kehamilan seperti diet, olahraga, atau yang lainnya dapat memengaruhi penurunan berat badan setelah melahirkan.

cara diet sehat ibu menyusui
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Diet Ibu Menyusui

Yang harus diperhatikan dalam diet alami untuk ibu menyusui, diantaranya :

1. Kapan Anda Bisa Memulai Diet Penurunan Berat Badan?

Dianjurkan agar Anda menunggu setidaknya 6-8 minggu pasca persalinan untuk mulai menurunkan berat badan. Karena tubuh Anda memerlukan waktu ini untuk pulih dari persalinan dan mendapatkan suplai ASI yang baik bagi bayi. Biasanya banyak ibu-ibu menurunkan berat badan di bulan-bulan awal pasca melahirkan dengan mengikuti diet seimbang atau makan saat lapar.

2. Apa Saja Pedoman yang Direkomendasikan Untuk Menurunkan Berat Badan?

Ibu menyusui harus mengonsumsi setidaknya 1.800 kalori sehari, dan dapat menurunkan sekitar 0,5 kg per minggu dengan aman. Ini bisa dicapai dengan makan banyak buah dan sayuran, sambil meminimalkan karbohidrat kosong dan junk food. Bagi sebagian orang, mengonsumsi 1.800 kalori per hari mungkin tidak memberikan banyak efek untuk penurunan berat badan. 

Namun, Anda dapat mengkombinasikan diet sehat ibu menyusui ini dengan olahraga, untuk mendorong penurunan berat dengan cepat dan aman. Umumnya Anda bisa melakukan aktivitas fisik sekitar 6 minggu pasca persalinan, namun mintalah persetujuan dari bidan atau dokter Anda dahulu. 

Adapun aktivitas yang bisa Anda lakukan bisa dengan mencoba jalan cepat bersama bayi, jogging, pilates, dan lain-lain. Olahraga terbukti tidak berdampak negatif pada volume atau kualitas suplai ASI. Ini juga tidak berdampak negatif pada berat badan bayi atau rasa ASI, jadi bersenang-senanglah dengan olahraga ini.

3. Apakah Diet Rendah Karbo Aman?

Diet rendah karbohidrat seperti metode Atkins atau Paleo aman dilakukan saat memberikan ASI. Asalkan selama diet sehat ibu menyusui ini, Anda mengonsumsi berbagai buah, sayuran dan protein untuk memastikan nutrisi yang cukup. 

Menghilangkan karbohidrat tidak sehat seperti roti, pasta, camilan manis, junk food, dan lain-lain bisa sangat membantu. Karena terlalu banyak karbohidrat dapat menyebabkan Anda merasa lebih lapar dan makan lebih banyak. Jadi cobalah kurangi atau batasi setidaknya 1.800 kalori sehari untuk memberikan bahan bakar yang cukup pada tubuh Anda. 

Siapa pun yang ingin memulai program penurunan berat badan, seperti diet alami untuk ibu menyusui harus berkonsultasi dahulu dengan dokter. Karena ini sangat penting, untuk mengurangi atau menghilangkan dampak buruk dari diet yang Anda lakukan. Jadi, prioritaskan dahulu kesehatan Anda dan bayi Anda, baru memikirkan berat badan.

Inilah Cara Diet Sehat Ibu Menyusui

adapun cara diet alami untuk ibu menyusui adalah:

1. Tunggu sampai bayi Anda berusia dua bulan untuk melakukan diet

Sebaiknya jangan melakukan apa pun “secara sadar” untuk menurunkan berat badan, sampai bayi Anda berusia dua bulan atau lebih. Ini adalah waktu yang cukup untuk memproduksi ASI yang sehat dan tidak terpengaruh jika asupan kalori Anda dibatasi. 

Perlu Anda ketahui, rata-rata ibu yang menyusui bayi dapat membakar 200-500 kalori per hari. Ini melebihi jumlah kalori yang Anda butuhkan untuk menjaga berat badan sebelum hamil. Jadi meskipun tanpa diet sehat ibu menyusui, Anda masih bisa membakar lebih banyak kalori.

2. Menyusui lebih banyak dan tanpa batasan

Cara diet sehat ibu menyusui berikutnya, Anda harus terus menyusui dan jangan membatasinya. Tak hanya baik untuk anak Anda tapi juga untuk kesehatan tubuh Anda. Sudah dijelaskan di atas bahwa menyusui dapat membakar lebih banyak kalori. 

Jadi sudah pasti jika Anda lebih sering menyusui bayi, setidaknya antara tiga sampai enam bulan, maka bisa meningkatkan penurunan berat badan. Menurut beberapa penelitian, ibu yang menyusui bayi rata-rata bisa mengurangi berat badan hingga 0,5 sampai 1kg tiap bulannya. Namun ini juga tergantung dari pola makan dan pola tidur Anda.

3. Makan setidaknya 1500-1800 kalori per hari

Saat menyusui, Anda tidak boleh mengonsumsi kurang dari 1500-1800 kalori per hari. Kebanyakan ibu menyusui harus menjaga asupan mereka berada tetap di ujung atas kisaran ini. Beberapa ibu mungkin akan membutuhkan lebih banyak dari itu, jadi tidak masalah. Karena sejumlah penelitian menunjukkan bahwa diet sehat ibu menyusui yang dibatasi hingga di bawah kisaran ini dapat berbahaya.

4. Jaga penurunan berat badan kurang dari 0,75 kg per minggu

Kebanyakan ibu dapat menurunkan berat badan hingga 0,75 kg per minggu atau 3 kg per bulan dengan aman. Yang dimaksud aman disini yakni dilakukan setelah bulan kedua dan tidak mempengaruhi suplai ASI atau kesejahteraan bayi. 

Satu penelitian menunjukkan bahwa penurunan berat badan jangka pendek sebesar 1 kg per minggu bukanlah masalah. Namun dalam penelitian ini, ibu menyusui yang berpartisipan hanya berdiet selama 11 hari.

5. Kurangi kalori secara bertahap

Penurunan kalori secara tiba-tiba dapat mengurangi suplai ASI. Hal ini bisa diperhatikan selama ibu sakit, meskipun faktor lain seperti dehidrasi atau penggunaan obat juga dapat mengurangi ASI. Sebagian ahli membuat hipotesis bahwa penurunan kalori secara tiba-tiba dapat menyebabkan tubuh ibu mengalami "mode kelaparan" hingga lumpuh. 

Pada akhirnya dapat memotong sumber daya yang cukup penting bagi produksi ASI. Jadi lakukan pengurangan kalori dalam diet sehat ibu menyusui secara bertahap agar lebih aman. Cara ini juga dapat menyesuaikan saluran pencernaan.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama