Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sejarah Sunan Kalijaga dan Nyi Roro Kidul Ketika Masa Muda

Daftar Isi [Tampil]

Aldanpost.comSejarah Sunan Kalijaga dan Nyi Roro Kidul Ketika Masa Muda berkembangnya agama Islam khususnya di tanah air tentu tidak lepas dari keberadaan 9 orang yang yang merupakan seorang waliyullah dengan segala kebajikan nya. kesembilan orang ini kemudian banyak dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Wali Songo atau biasa disebut dengan sembilan wali.

Dan diantara Wali Songo tersebut ada salah satu nama yang mungkin cukup terkenal. bahkan juga karena famousnya ini, terdapat rumah produksi yang merupakan suatu bentuk Pengabdian yang dibuat dalam bentuk tayangan Cinema film. beliau merupakan Sunan Kalijaga.

Sejarah Sunan Kalijaga dan Nyi Roro Kidul
Sejarah Sunan Kalijaga dan Nyi Roro Kidul

Sejarah Sunan Kalijaga

Dalam sejarah Sunan Kalijaga dan Nyi Roro Kidul nama dari Sunan Kalijaga ini bukanlah nama yang sebenarnya. nama yang sebenarnya yaitu Raden Said, yang merupakan Putra dari Tumenggung wilatikta. Tumenggung wilatikta merupakan seorang Adipati Tuban di salah satu Kadipaten tepatnya di bawah kekuasaan Kerajaan Majapahit.Menurut cerita yang beredar Sunan Kalijaga diperkirakan lahir pada tahun 1450 Masehi.

Seperti yang dapat kita lihat di filmnya Sunan Kalijaga sedikit lebih berbeda. yaitu dalam hal penampilan dan juga cara dakwahnya yang dibandingkan dengan wali-wali lainnya. untuk keseharian dari Sunan Kalijaga lebih sering menggunakan pakaian serba hitam dengan blankon.

Sementara itu cara dan juga sejarah Sunan Kalijaga dan Nyi Roro Kidul dalam mengenalkan Islam kepada masyarakat sering mencampurkannilai-nilai Islam dalam budayamaupun tradisi masyarakat seperti kesenian lagu-lagu daerah dan juga wayang. Yang dimana hal tersebut sangat disukai oleh para masyarakat.

Sunan Kalijaga Ketika Masih Muda

Jika dibaca dari banyaknya sumber serta tayangan film yang pernah tayang, Sunan Kalijaga atau Raden Said pernah kepergok mencuri hasil bumi yang tersimpan di gudang Kadipaten. namun hasil curian tersebut bukan untuk beliau nikmati Sendiri. Akan tetapi beliau membagikannya kepada rakyat miskin yang dilanda kekeringan serta juga krisis kelaparan.

Menurut sejarah Sunan Kalijaga dan Nyi Roro Kidulhal tersebut terpaksa beliau lakukan karena sifat keprihatinan beliau ketika melihat kesengsaraan rakyat yang amat terbebankan atas peti yang tinggi ketika musim kemarau tiba. Beberapa kali beliau mencuri, namun aksi yang beliau lakukan masih aman. Akan tetapi Setelah beberapa lama kemudian aksinya tangkap dan kepergok oleh Pasukan Pengawal Kadipaten.

Kemudian beliau diseret kepada ayahnya yaitu Tumenggung wilatikta dan Raden Said pun mendapatkan hukuman. Namun hal tersebut tidak membuat beliau mundur dan juga Jera. Atas dorongan hatinya yang ingin selalu menolong masyarakat miskin dan juga ingin membantu kesengsaraan rakyat membuat Raden Said nekat untuk terus mencuri ke rumah-rumah para bangsawan.

Namun perbuatan tersebut lagi-lagi ketahuan. Dan akhirnya menurut sejarah Sunan Kalijaga dan Nyi Roro Kidul, Raden Said pun diusir dari Kadipaten. Ketika bertemu dan juga berguru kepada Sunan Bonang. Pada sejarah Sunan Kalijaga ketika masa pengembaraannya, nya Sunan Kalijaga atau Raden Said ini bertemu dengan seorang pria tua yang berada di tengah perjalanan sendirian dan hanya dibantu dengan sebuah tongkat emas miliknya.

Dalam pikiran Raden Said timbul untuk merampok dan merebut tongkat emas tersebut. Akan tetapi Raden Said ketika itu salah Sasaran. sebabnya orang yang akan beliau rampok tersebut bukanlah orang biasa. Dia merupakan salah satu wali yang dituakan. Lalu Sunan Bonang menyuruh Raden Said untuk menunggu tongkat emas miliknya.Yang telahbeliau tancapkan di sebuah pinggir sungai. Lalu, Raden Said pun menyetujuinya.

Menurut sejarah Sunan Kalijaga dan Nyi Roro Kidulpula, Setelah beberapa lama Raden Said menunggu tongkat milik Sunan Bonang tersebut. Namun yang pasti beliau berhasil dan juga lulus dari ujian yang telah dilakukan dan diamanahkan oleh Sunan Bonang. Karena begitu tekun nya emas milik Sunan Bonang di pinggir sungai. Kemudian Raden Said itu mendapatkan julukan yaitu Sunan Kalijaga yang berarti penjaga sungai.

Setelah Raden Said mendapatkan nama panggilan, lalu beliau melakukan syiar Islam ke sekitaran Kerajaan Demak. lalu Sunan Kalijaga pun ikut adil dalam pendirian Kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa.

Pertemuan Raden Said atau Sunan Kalijaga dengan Nyi Roro Kidul

Sunan Kalijaga juga merupakan salah satu Seorang anggota Wali mempunyai ilmu kanuragan dan juga ke ilmu kebatinan yang diberikan oleh Allah SWT. Karena dengan kekuatan tersebut menurut sejarah Sunan Kalijaga dan Nyi Roro Kidul beliau mampu untuk menaklukkan penguasa Pantai Selatan.

Yang hingga akhirnya Nyi Roro Kidul tersebut memeluk agama Islam. Merasa kasihan Sunan Kalijaga pun mencoba untuk melawan wabah yang telahdibuat oleh ratu pantai selatan. Sunan Kalijaga pun bertarung dengan Nyi Roro Kidul namun Sayangnya pada kesempatan tersebut Sunan Kalijaga pun mengalami kekalahan.

Sejarah Sunan Kalijaga dan Nyi Roro Kidulmampu membuat kalah Sunan Kalijaga. Lalu beliau kembali, yaitu jika ingin mengalahkan Ratu Pantai Selatan tersebut harus mengkhatamkan Al Quran terlebih dahulu. Setelah Sunan Kalijaga berhasil menghatamkan al-quran. Dan Tak lama kemudian setelah shalat subuh berjamaah para wali tersebut menemukan kulit kambing.

Lalu kambing tersebut kemudian dengan sunan Bonan dibuat menjadi rompi. Yang disebut dengan rompi ontokusumo, hingga akhirnya rompi tersebut di kenakan oleh Sunan Kalijaga. Setelah mengenakan rompi tersebut, kekuatan Sunan Kalijaga menjadi meningkat. Menurut cerita rompi tersebut menjadikan tameng dalam pertempuran Sunan Kalijaga ketika melawan Ratu Pantai Selatan yaitu Nyi Roro Kidul.

Namun juga beberapa sejarah Sunan Kalijaga dan Nyi Roro Kidul menyatakan bahwa wa teman Sunan Kalijaga dengan Nyi Roro Kidul tersebut dimulai dari peperangan antara Prabu Siliwangi dan juga Sunan Kalijaga yang merupakan utusan dari Sunan Gunung Jati.

Maka Hal inilah yang menyebabkan perang antar saudara terjadi, Prabu Siliwangi yang terkenal akan kesaktian mandraguna nya dengan pasukan dari kerajaan Cirebon. dan dalam peperangan tersebut diutuslah Pangeran Arya Kemuning, Nimas Roro Kencono Wungu, dan juga Dewi Nyi Mas Gandasari untuk menaklukkan kesaktian Prabu Siliwangi akan tetapi gagal.

Akhirnya Sunan Kalijaga pun diutus untuk menghadapi Prabu Siliwangi. Maka kisah Sunan Kalijaga dengan Dewi Nawang Wulan yang berawal dari sini. Dewi Nawang Wulan merupakan salah satuanak dari Prabu Siliwangi dari istri keduanya.

Lalu, dalam sejarah Sunan Kalijaga dan Nyi Roro Kidul, Sunan Gunung Jati mendapatkan suatu petunjuk. Untuk menaklukkan Prabu Siliwangi yang hanya dapat dilakukan dengan menggunakan tombak karera Reksa. Tombak karera reksa yang merupakan tombak milik nyi roro kidul.

Maka diutuslah Sunan Kalijaga untuk menemui Ratu Pantai Selatan tersebut atau Nyi Roro Kidul untuk mendapatkan tombak Sakti tersebut. Ketika Sunan Kalijaga lalu perasaan cinta di hati Nyi Roro Kidul mulailah muncul. ternyata sejak lama Roro Kidul memiliki rasa kepada Sunan Kalijaga.

Itulah sejarah Sunan Kalijaga dan Nyi Roro Kidul semoga bermanfaat. Terimakasih.

Posting Komentar untuk "Sejarah Sunan Kalijaga dan Nyi Roro Kidul Ketika Masa Muda"

Berlangganan via Email