Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

10 Cara Meningkatkan Penjualan Toko Offline Milik Anda

Daftar Isi [Tampil]

Aldanpost.com - Cara meningkatkan penjualan toko offline sekarang ini menjadi tantangan tersendiri bagi banyak pedagang, karena sudah banyak masyarakat yang belanja online. Tapi bagaimanapun juga Anda sebagai seorang pelaku usaha tetap harus melakukan penjualan, jadi mau tidak mau harus memutar otak untuk melakukan terobosan-terobosan agar toko tetap ramai dengan pengunjung dan penjualan tetap stabil.

Cara meningkatkan penjualan toko offline tahun 2020 ini cukup banyak kendala. Terutama dengan munculnya virus covid19 yang menjadikan banyak toko sepi. Bahkan ada pula yang harus gulung tikar. Nah di tahun 2021 nanti adalah kesempatan Anda buat membangkitkan kembali toko offline Anda agar omset penjualan kembali. Beberapa tips dan langkah untuk mengatasi permasalahan kali ini akan saya berikan lengkap pada artikel kali ini.

10 Cara Meningkatkan Penjualan Toko Offline


cara-meningkatkan-penjualan-toko-offline

1. Melakukan promosi offline ke daerah sekitar

Yang pertama yang namanya toko offline pasti pembelinya adalah masyarakat yang bisa menjangkau toko Anda. Jadi jangan lupa untuk melakukan promosi offline secara langsung kepada masyarakat sekitar.

Misalkan saja dengan menyebarkan brosur berupa katalog harga terbaru secara rutin. Dengan melihat katalog tersebut masyarakat yang membutuhkan barang di toko Anda akan datang untuk membeli.

Atau bisa juga dengan cara memberikan sampling produk jika memang itu sebuah produk makanan atau minuman. Coba ajak masyarakat sekitar untuk merasakan nikmatnya sajian di tempat Anda. Dengan begitu mereka akan mengenal toko Anda lebih dekat lagi.

Baca juga : Cara melatih mental berjualan

2. Melakukan promosi online agar ada yang datang ke toko

Meskipun toko Anda melakukan penjualan langsung secara offline. Anda tetap bisa melakukan promosi via online. Yakni untuk mengundang orang datang ke toko Anda.

Buatlah akun khusus atau menggunakan akun media sosial Anda.  Lakukan promosi kepada grub dan komunitas online yang ada dalam jangkauan toko Anda. Dengan begitu mereka yang tahu akan segera datang jika membutuhkan produk yang ada di toko Anda.

3. Mengadakan bazar atau promo dan diskon

Cara meningkatkan penjualan toko offline yang selanjutnya adalah mengadakan diskon atau promo. Saya yakin cara yang satu ini masih lumayan ampuh ditengah masyarakat kita. Karena kalau bicara soal diskon dan promo selalu saja ramai pengunjung.

Carilah sebuah produk yang bisa Anda jual semurah mungkin di toko Anda. Dan jadikan produk tersebut untuk menarik banyak orang datang ke toko.

Tidak apa-apa jika salah satu produk tidak untung. Yang penting toko terus ramai pembeli. Nanti juga produk lain ada kesempatan untuk laku. Strategi seperti ini sudah banyak digunakan para pedagang besar.  Mereka merelakan salah satu produk demi toko biar ramai. Dengan begitu akan mendukung peningkatan penjualan

4. Melakukan riset kebutuhan dan persaingan pasar

Coba lakukan juga sebuah riset untuk kebutuhan pasar. Barangkali dalam toko Anda produk yang tidak laku lagi dan memerlukan pembaharuan. Jika Anda mencoba menyesuaikan dengan kebutuhan pasar, pastinya produk-produk di toko akan cepat laku. Dan akan menjadikan penjualan tetap stabil.

Selain itu riset pasar juga untuk mengetahui pesaing atau kompetitor Anda. Jangan sampai usaha Anda terkalahkan oleh kompetitor. Mulai dari segi kualitas produk, pelayanan dan juga dari segi harga.

5. Mengadakan event yang mengumpulkan masa di toko

Salah satu cara meningkatkan penjualan offline yang efektif adalah mengadakan event yang mengumpulkan masa. Sebagai contoh setiap malam minggu mengadakan akustikan di depan toko Anda. Ini akan sangat cocok untuk toko atau usaha makanan. Karena sajian hiburan cocoknya ditonton sambil makan, minum atau nongkrong di tempat  tersebut.

Tidak ada salahnya sesekali Anda menggelar lapak Anda di depan toko. Hidupkan pengeras suara dan tarik perhatian orang lewat dan masyarakat sekitar. Buat mereka penasaran dan datang untuk melihat-lihat.

Baca juga : Usaha yang dibutuhkan orang setiap hari

6. Mempercantik penampilan toko

Sebuah toko yang enak dipandang pastinya akan lebih dipilih para pelanggan. Anda sendiri pasti malas kalau berkunjung ke toko yang tidak rapi. Jadi buatlah penampilan toko Anda rapi dan menarik.

Selain itu buatlah display di dalamnya senyaman mungkin untuk dilihat atau ditempati pelanggan Anda. Kenyamanan seperti ini sebenarnya sepele. Tapi kalau sampai Anda lengah dan di toko lain rapi, maka selesailah usaha Anda karena pelanggan bisa berpindah ke toko lain.

7. Terus menjaga kualitas produk

Selanjutnya kualitas produk juga akan sangat menentukan. Toko yang kualitasnya bagus akan mendapatkan banyak pelanggan. Kalau Anda sudah memiliki pelanggan, maka usahakan mereka tidak pernah kecewa dengan kualitas produk yang Anda berikan.

Jika pelanggan tetap setia dengan produk dari toko Anda. Maka saat itulah penjualan toko Anda akan tetap stabil dan bisa terus meningkat.

8. Meningkatkan pelayanan untuk memperbanyak pelanggan

Selanjutnya yakni soal pelayanan. Pelayanan yang Anda berikan akan berpengaruh terhadap penjualan toko Anda. Bagaimana Anda memperlakukan pelanggan dengan baik agar mereka tetap nyaman belanja di toko Anda. Lalu perhatikan juga bagaimana karyawan Anda dalam melayani setiap pelanggan yang datang. Selama pelanggan masih merasa puas pastinya akan berimbas ke omset penjualan Anda yang masih stabil.

Tidak ada salahnya jika Anda meberikan beberapa pelatihan kepada karyawan Anda. Agar bisa tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada setiap pelanggan yang datang. Dengan begitu omset penjualan toko offline Anda tidak akan mengalami penurunan.

9. Menambah item produk baru di toko

Apakah penjualan toko Anda rendah karena produknya tidak lengkap? Ini bisa saja terjadi. Pasti Anda menyaksikan juga di lapangan. Sebuah toko yang menjual produk sangat lengkap selalu saja ada pembeli yang datang.

Coba Anda fikirkan kembali toko offline Anda. Jangan-jangan selama ini penjualan kurang karena memang terlalu sedikit jumlah item produk yang dijual.

Sebagai contoh. Toko kelontong grosir yang lengkap biasanya akan selalu ada pembeli. Karena memang lengkap. Jadi pembeli yang datang sudah yakin barang itu ada.

Dan Anda perlu ingat. Misalkan saja seseorang datang menanyakan salah satu produk yang ada di toko Anda. Dan ternyata produknya habis. Pasti mereka akan kecewa. Dan bisa jadi besok lagi mereka tidak datang karena menilai toko Anda memang tidak lengkap.

Baca juga : Pekerjaan sampingan ibu rumah tangga yang menghasilkan uang

10. Melakukan inovasi untuk merk sendiri

Yang terakhir adalah mencoba melakukan inovasi-inovasi yang baru. Kalau perlu Anda buat merk Anda sendiri. Karena sebuah usaha yang memiliki merk dan inovasi sendiri biasanya akan lebih cepat menjadi pemimpin pasar.

Tidak ada salahnya Anda melakukan beberapa eksperimen untuk menciptakan produk Anda sendiri. Dan dengan merk Anda sendiri. Kalau merk itu sudah terkenal nanti juga akan ada banyak orang yang ikut menjualkan produk Anda tersebut.

Sampai disini saya yakin Anda sudah paham mengenai beberapa hal yang saya jelaskan diatas. Bahwa yang namanya omset penjualan toko bisa meningkatkan atau tidak semua tergantung dari tindakan Anda. Mulai dari bagaimana Anda menjaga kualitas, pelayanan, permainan harga, promosi dan juga inovasi. Jika semua itu Anda lakukan maksimal maka hasilnya pun akan bagus.

Sekian sobat, mengenai penjelasan saya kali ini tentang cara meningkatkan penjualan toko offline. Semoga bisa memberikan manfaat dant Terima kasih. 

Posting Komentar untuk "10 Cara Meningkatkan Penjualan Toko Offline Milik Anda"

Berlangganan via Email