Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bersama Ketahui Hal Terkait Makam Kyai Hamid Pasuruan

Daftar Isi [Tampil]

aldanpost Bersama Ketahui Hal Terkait Makam Kyai Hamid Pasuruan! Setiap orang yang berbakat di dunia ini tentunya akan tetap terkenang meski telah meninggal. Kami pastikan tidak sedikit Anda yang mengetahui nama pahlawan yang ada. Namun, selain pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan, ada banyak pahlawan yang harusnya Anda kenal. Sebut saja, ada banyak orang berjasa yang menyebarkan agama untuk umatnya.

Salah satunya adalah ulama yang sangat terkenal ini. Ulama yang lahir tahun 1900-an ini memang telah meninggal. Akan tetapi, saat ini masih banyak masyarakat yang mengetahui hal mengenai dirinya. Bahkan, makam dirinya menjadi salah satu tempat wisata religi yang ramai dikunjungi. Kami pastikan Anda yang masih merasa ragu akan segera mengetahui jawaban yang lebih dalam mengenai tokoh ini. Jadi, simak, ya!. simak juga tentang Kyai Hamid

makam Kyai Hamid Pasuruan
makam Kyai Hamid Pasuruan

Cerita Singkat Tentang Kyai Abdul Hamid

Sebelum mengetahui makam Kyai Hamid Pasuruan ini, Anda akan mengetahui bahwa tokoh ini lahir pada tahun 1914. Ia bukanlah sosok yang lahir di Jawa Timur, meski saat berdakwah lebih banyak ia habiskan di Pasuruan. Akan tetapi, tokoh ini lahir di daerah Jawa Tengah. Lebih tepatnya pada desa Dukuh Sumurkepel. Tokoh ini lahir pada tanggal 22 November dengan latar belakang keluarga yang baik dalam agamanya.

Tentu saja, hal ini dapat dibuktikan dengan kedua orangtuanya yang merupakan pendakwah. Akan tetapi, semasa kecilnya tokoh ini kerap bertindak nakal. Sehingga, tidak sedikit masyarakat yang memanggilnya dengan nama Bedudul. Ini merupakan singkatan nama dari Abdul sekaligus untuk menegurnya. Kenakalan dirinya bahkan membuat ia harus berhadapan dengan aparat hindia Belanda beberapa kali.

Namun, saat menginjak usia dua belas tahun, orangtuanya mengantarkan dirinya ke salah satu pesantren ternama. Hal ini berhasil membentuk tokoh dengan nama lahir Abdul Mu'thi ini memiliki karakter yang lebih baik. Tiga tahun kemudian, kakek dari tokoh terkenal ini mengajak dirinya berangkat haji. Pada tempat inilah ada banyak hal yang Abdul pelajari. Ia mulai mengenal agama ini secara lebih dalam.

Pendidikan agama yang ia tekuni terus berlanjut hingga saat telah menempuh pendidikan setelah dua belas tahun, ia menjadi seorang kepala keluarga. Ia akhirnya menikahi Nasifah pada umurnya yang kedua puluh dua tahun. Setelah melakukan pernikahan, tokoh yang mengganti nama menjadi Abdul Hamid ini tinggal di rumah mertuanya. Pernikahan ini memang tidak mudah karena mereka sempat mengalami kesulitan ekonomi hingga hal lainnya.

Hingga akhirnya pada tahun 1951, pesantren yang berada di dekat dengan lingkungannya kehilangan pemimpin. Pada saat itu, menjadi hal yang mustahil bagi anak dari pemimpin pesantren untuk meneruskan kepemimpinan ini. Hal ini dikarenakan usia yang ia miliki masih sangat belia untuk memimpin tempat pendidikan agama ini. Untuk iti, akhirnya Kyai Hamid diangkat menjadi pemimpin dalam pesantren tersebut.

Santri yang ada memang tidak banyak saat awal kepemimpinannya. Akan tetapi, hal ini tidak berlangsung lama. Sebab, seiring berjalannya waktu pesantren ini kembali menjadi tempat pendidikan yang ramai. Kariernya sebagai pendakwah di Pasuruan pun mulai terkenal oleh masyarakat. Hal ini membuat dirinya dipanggil oleh Kyai atau Haji oleh masyarakat sekitar.

Kyai Hamid akhirnya meninggal di usianya yang ke 70 tahun karena terjadi pembengkakan dalam organ dalam. Penyakit ini merupakan penyakit yang telah diketahui oleh dirinya sejak lama. Akan tetapi, untuk tidak merepotkan sanak keluarganya ia memilih menutupinya. Hingga akhirnya ia menutup matanya pada tanggal 25 Desember 1982.

Makam Kyai Hamid Pasuruan Sebagai Tempat Wisata

Anda harus tau beberapa hal juga mengenai makam kyai hamid Pasuruan yang sebenarnya penting untuk dipahami. Ada banyak hal yang berkaitan dengan tempat ini dimana menjadi tempat wisata religi. Anda harus tau beberapa hal menarik yang ada pada makam ini untuk berkunjung. Banyak orang yang melakukan pencarian mengenai data dasar lebih dulu. Beberapa hal sederhana terkait tempat wisata religi ini.

Lokasi strategis

Makam yang dijadikan sebagai tempat wisata ini mempunyai lokasi yang strategis. Jadi, sangat wajar halnya bila ada banyak orang yang ingin datang ke tempat ini. Komplek makam sendiri berada tepat di seberang alun-alun Pasuruan. Lokasi tepatnya ada pada bagian belakang dari Masjid Agung Al Anwar.

Dalam tempat ini juga, tidak hanya ada makam dari Kyai Haji Abdul Hamid saja. Ada sekitar dua puluh lima ulama besar lainnya sehingga banyak orang yang datang. Anda harus tau alasan tempat ini banyak dikenal sebagai makam dari Kyai Hamid. Salah satunya adalah karena ia menjadi yang paling terkenal menurut orang-orang atas akhlaknya yang mulia.

Ribuan pengunjung

Hal unik lainnya dari makam Kyai Hamid Pasuruan adalah banyak sekali pengunjung. Tidak perlu khawatir kalau Anda akan datang ke tempat yang salah. Pastinya, bukan tempat menyeramkan atau sepi seperti yang orang bayangkan. Tempat ini justru jauh lebih ramai daripada tempat bermain.

Bahkan, ada banyak sekali anak sekolah yang datang ke tempat ini. Baik untuk pelajaran agama atau juga membahas mengenai sejarah. Banyak sekali bus yang terparkir. Pengunjung juga ramai walaupun untuk masuk ke makam harus berjalan di dalam gang sebesar dua meter. Paling padat jika sudah malam minggu. Biasanya, sudah tidak muat lagi karena orang yang datang sangat banyak.

Ada buah tangan

Wajar sekali jika tempat ini dianggap sebagai bagian dari tempat wisata pilihan. Seperti wisata lainnya. Pada dasarnya, ada banyak buah tangan yang dapat Anda temukan. Banyak sekali kios yang menjajakan buah tangan seperti tasbih. Tidak hanya itu saja, ada juga penjualan untuk buah tangan lainnya.

Salah satu penjualan yang paling laris di tempat wisata makam Kyai Hamid ini adalah buku biografinya. Banyak juga orang yang melakukan pembelian pada foto berbingkai untuk dipajang. Ada juga yang membeli hiasan dinding hingga gelang yang memang khas dari Arab. Produk yang paling laris sudah pasti ada kaitannya dengan Kyai Hamid sendiri.

Tidak perlu beri tips

Biasanya, dalam beragam tempat wisata, Anda pasti akan mengeluarkan uang untuk memberikan tips. Namun, peziarah justru tidak diperkenalkan untuk memberikan uang kepada para juru kunci. Peraturan ini bahkan ditulis dalam papan besar karena ada banyak orang yang tetap memberikan tips.

Orang-orang kerap memberikan uang tambahan kepada juru kunci karena sekalian beramal. Namun, di tempat ini sudah ada kotak amal yang dapat Anda masukkan uang. Jadi, beramal langsung saja ke dalam kotak. Semua juru kunci yang ada sudah mendapatkan uang dari pihak yayasan walaupun tidak dalam jumlah yang besar. Juru kunci ini memang bekerja bukan untuk mendapatkan uang tetapi mengumpulkan pahala di akhirat. simak juga tentang Biografi Gus Dur

Tidak hanya hal ini saja yang unik dalam makam Kyai Hamid Pasuruan ini. Ada banyak hal menarik lainnya mengenai makam dan juga perjalanan Kyai sendiri. Misalnya, Anda dapat melakukan salat setelah berwisata. Untuk kisah sendiri, banyak sekali yang dapat memotivasi Anda dalam semua hal yang ada.

Posting Komentar untuk "Bersama Ketahui Hal Terkait Makam Kyai Hamid Pasuruan"

Berlangganan via Email