Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

9 Contoh Resiko Usaha dan Cara Mengatasinya Yang Wajib Anda Tahu

Aldanpost.com - Kemampuan dalam menganalisa contoh resiko usaha dan cara mengatasinya menjadi sangat penting bagi setiap wirausahawan. Dengan begitu Anda akan mampu meminimalisir resiko tersebut agar usaha tidak banyak merugi. Karena yang namanya usaha pasti ada resiko. Tapi bukan berarti Anda melawan semua resiko tersebut, justru Anda harus bisa mengendalikannya dengan baik.

Contoh resiko usaha dan cara mengatasinya akan saya bahas tuntas pada artikel kali ini. Yang paling penting gunakan insting dan pemikiran terbaik Anda untuk melakukan analisa dalam setiap sisi usaha Anda. Mulai dari manajemen keuangan, manajemen SDM, manajemen proses, bahan baku dan lain-lain. Kalau Anda melihat semua sisi dari usaha Anda, pastinya lebih cepat mengenali resiko dan segera bisa mengatasinya.

9 Contoh Resiko Usaha Dan Cara Mengatasinya


contoh-resiko-usaha-dan-cara-mengatasinya

1. Resiko kehabisan modal dan solusinya

Mau melakukan usaha apapun pasti ada resikonya, dan Anda harus siap menghadapinya. Contohnya adalah resiko kehabisan modal. Ini biasanya terjadi karena salah perhitungan saat memulai usaha ada faktor yang lainnya.

Untuk mencegah kehabisan modal Anda harus perencanaan keuangan yang matang. Pertimbangkan baik-baik setiap pengeluaran yang Anda lakukan agar bisa tepat sasaran.

Rancang keuangan dengan baik dari awal memulai usaha Anda. Kemudikan lakukan pembelanjaan dengan terkontrol. Dengan begitu Anda akan mencegah kehabisan modal dalam menjalankan usaha.

Namun jika sudah terlanjur kehabisan modal, ada beberapa cara mengatasinya :

  • Memperkecil usaha Anda
  • Mengajukan pinjaman modal
  • Melakukan penghematan belanja
  • Mengurangi jumlah produk yang harus di produksi
  • Memanfaatkan cara-cara gratis dalam promosi

2. Resiko kerugian saat menjalankan usaha

Contoh resiko yang selanjurnya adalah resiko kerugian. Rugi artinya menjual dengan harga lebih murah dari modal. Atau rugi karena produk bahkan tidak terjual dengan maksimal. Hal ini bisa saja terjadi dalam sebuah usaha karena beberapa faktor. Entah itu terpaksa menjual rugi atau karena salah perhitungan dalam menjalankan sebuah usaha.

Cara mengatasinya dari awal harusnya diperhitungkan benar setiap pengeluaran dalam sebuah usaha. Termasuk memperhitungkan harga jual dan harga beli agar tidak merugi. Kemudian pastikan juga bahwa strategi promosi berjalan dengan baik untuk memaksimalkan penjualan sehingga tidak merugi. 

3. Resiko gagal produksi dan cara mengatasinya

Contoh resiko usaha selanjutnya adalah gagal produksi. Hal ini biasanya terjadi pada sebuah usaha yang memproduksi produk-produk terntentu. Entah produk makanan atau non makanan. Penyebab gagal produksi bisa dikarenakan modal, bahan dan proses produksi itu sendiri. 

Cara mengatasi resiko gagal produksi dalam sebuah usaha antara lain :

  • Perhitungkan baik-baik modal Anda agar produksi barag tidak putus ditengah jalan. 
  • Kemudian bahan yang akan di produksi dalam usaha Anda. Pastikan menggunakan bahan yang berkualitas demi mendapatkan hasil yang terbaik. 
  • Kemudian yang ketiga adalah perhatikan proses produksi. jangan sampai ada kesalahan dalam melakukan proses produksi itu sendiri.

4. Resiko kalah persaingan pasar dan cara mengatasinya

Contoh resiko usaha yang selanjutnya adalah kalah dalam persaingan pasar. Hal ini juga sering terjadi pada sebuah usaha yang tidak mampu bersaing dengan kompetitor mereka. Apalagi ditambah terus berdatangan pebisnis dan wirausahawan baru di pasaran yang memunculkan ide-ide kreatif. Kalau tidak bisa mengimbangi persaingan dengan baik, pastinya akan tersingkir dari pasaran.

Cara mengatasi resiko kalah persaingan usaha antara lain adalah :

  • Promosikan keunggulan produk atau jasa yang Anda jual dipasaran
  • Berikan pelayanan yang lebih baik dibandingkan usaha lain
  • Lakukan inovasi-inovasi baru pada usaha Anda
  • Lakukan riset pasar dan riset pemasaran agar usaha Anda bisa diterima dengan baik di pasaran
  • Mainkan harga dan diskon untuk merebut minat pembeli di pasaran
  • Berikan layanan pasca jual yang baik agar mendapatkan banyak pelanggan

5. Resiko produk tidak laku dan solusinya

Contoh resiko usaha yang lain yang sering terjadi adalah produk tidak laku. Hal ini bisa disebabkan karena beberapa hal. Bisa dari segi produknya yang berkualitas rendah, atau dari segi promosinya yang tidak maksimal. 

Tentu saja Anda harus menganalisa dengan baik kenapa produk Anda bisa tidak laku. Lakukan analisa apakah produk Anda tersebut diterima atau tidak oleh pasa. Kemudian evaluasi kembali, jangan-jangan Anda salah dalam melakukan promosi itu sendiri. Beberapa cara untuk mengatasi resiko produk tidak laku antara lain :

  • Tingkatkan kualitas produk agar lebih dipercaya pembeli
  • Lakukan promosi dengan cara yang menarik agar menarik minat pembeli
  • Lakukan penggantian produk apabila memang sudah tidak bisa dijual dipasaran
  • Lakukan inovasi dan variasi terhadap produk yang Anda jual
  • Berikan pelayanan terbaik agar produk Anda bisa cepat terjual.

6. Resiko kinerja karyawan buruk

Resiko yang lain dalam sebuah usaha adalah kinerja karyawan yang buruk dan tidak maksimal. Kalau masalah yang satu ini harusnya bisa dicegah dari awal. Yakni dengan melakukan selesksi karyawan dengan cara yang benar. Lakukan pemilihan karyawan sesuai dengan keahlian mereka. Jangan cuma melakukan tes tertulis atau wawancara. Namun lakukan juga uji praktek untuk memastikan karyawan tersebut bisa bekerja dengan baik dalam usaha Anda. Dengan begitu resiko kinerja karyawan buruk bisa Anda cegah dengan baik

7. Resiko ditipu Mitra usaha

Contoh resiko usaha yang lain adalah dalam hal penipuan. Ini juga sudah banyak bukti di lapangan. Biasanya menjalin kerjasama dengan orang lain untuk menjalankan usaha namun uangnya dibawa kabur. Kemudian masih ada lagi penipuan udaha yang lain seperti iming-iming investasi untuk sebuah usaha bodong. 

Cara mengatasinya adalah dengan berhati-hati dalam menjalankan usaha. Terutama ketika Anda ingin menjalin kerjasama dengan pihak manapun. Pastikan untuk membuat perjanjian yang berbadan hukum demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari nanti.

8. Resiko kerusakan sarana prasarana usaha

Resiko lain yang mungkin terjadi dalam sebuah usaha adalah kerusakan alat. Hal ini biasanya terjadi karena tidak adanya perawatan yang baik terhadap sarana prasarana yang digunakan. Padahal jika ada kerusakan pasti nanti berimbas ke hal-hal yang lainnya. Berimbas pada keuangan usaha dan juga proses jalannya usaha akan terganggu. Maka dari itu penting bagi Anda untuk merawat semua sarana dan prasarana dalam menjalankan sebuah usaha.

9. Resiko hutang piutang menunggak

Resiko usaha yang ke 9 adalah menunggaknya pembayaran hutang piutang dalam sebuah usaha. Hal ini tentu akan menjadikan jalannya usaha Anda terganggu. Makanya kalau mau berhutang perhitungkan baik-baik kegunaannya. Agar dikemudian hari Anda tidak akan ada masalah dalam usaha gara-gara tidak bisa membayar hutang.

Kemudian jika usaha Anda memberikan piutang atau kredit. Pastikan juga lancar dalam menagihnya, karena kalau sampai menunggak, keuangan usaha Anda pasti akan terganggu.

Diatas adalah penjelasan lengkap dari kami mengenai contoh resiko usaha dan cara mengatasinya. Mudah-mudahan dari hal-hal yang saya sampaikan ini bisa memberikan manfaat untuk Anda. Demikian yang dapat saya sampaikan dan terimakasih.

Posting Komentar untuk "9 Contoh Resiko Usaha dan Cara Mengatasinya Yang Wajib Anda Tahu"

Berlangganan via Email