Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kontribusi Ilmuwan Islam Dalam Membangun Peradaban Dunia

Daftar Isi [Tampil]

aldanpost - Kontribusi Ilmuwan Islam Dalam Membangun Peradaban Dunia. Peradaban atau biasa dikenal juga dengan istilah civilization sangat erat kaitannya dengan kemajuan baik secara sosial, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Peradaban ditandai dengan perkembangan masyarakat dari segi gagasan dan berbagai perangkat kehidupan yang didukung oleh teknologi.

Sejarah mencatat bahwa peradaban dunia mengalami perubahan dari waktu ke waktu yang dipengaruhi oleh adanya perkembangan ilmu pengetahuan. Sehingga dengan kata lain, peradaban dunia dipengaruhi oleh para ilmuwan. Berbagai kontribusi telah mereka torehkan untuk mewarnai peradaban ke arah yang lebih maju. Kontribusi tersebut tidak lekang oleh jaman karena masih terus digunakan. simak juga tentang tokoh muslim berpengaruh

Peradaban dunia diwarnai oleh berbagai ilmuwan dalam berbagai disiplin keilmuan. Salah satu contoh ilmuwan yang mendapat perhatian dunia dalam memberi pengaruh pada peradaban adalah ilmuwan Islam. Orang yang menekuni ilmu pengetahuan dengan tetap bersandar pada nilai keagamaan yaitu Islam. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan menyajikannya dalam perspektif keagamaan.

ilmuwan Islam
ilmuwan Islam

Konsep Peradaban

Peradaban adalah sebuah perpaduan ilmu pengetahuan dengan kebudayaan yang ada pada masyarakat. Ilmu pengetahuan menjadikan peradaban memiliki nilai yang lebih tinggi dari berbagai dimensi. Sehingga diawal disebutkan bahwa ilmu pengetahuan memberi pengaruh terhadap perubahan peradaban. Segala sesuatu menjadi memiliki nilai yang lebih tinggi dan berlaku di tengah masyarakat.

Oleh karenanya sering kita mendengar istilah manusia beradab, yaitu manusia yang memiliki nilai baik dari segi etika, gagasan dan sebagainya. Ilmu pengetahuan yang tidak dikelola dan digunakan sebagai solusi dalam kehidupan akan menjadi sesuatu yang tidak memberikan pengaruh terhadap peradaban manusia. Sehingga peran ilmuwan dalam hal ini sangat diperlukan. Bagaimana konsep peradaban bagi ilmuwan Islam?

Kemajuan yang sesuai dengan nilai Islam

Mereka selalu mengkaitkan apa yang mereka pelajari dengan apa yang ada pada kitab suci Al-Quran. Ilmu pengetahuan yang mereka pelajari dan kaji untuk digunakan sebagai solusi di tengah masyarakat, senantiasa berlandaskan nilai Islam. Sehingga kemajuan yang diciptakan sebagai sebuah peradaban adalah kemajuan yang sesuai dengan nilai Islam.

Peradaban sebagai hasil buah pemikiran

Sebagaimana perintah Tuhan dalam kitab suci Al-Quran mengenai membaca dan berpikir. Mempelajari semua fenomena alam dan fenomena sosial di sekitar adalah tanda bahwa manusia berpikir. Oleh karena itu ilmuwan Islam terus melakukan kajian atas apa yang ada di sekitarnya, sehingga berguna bagi kebaikan umat manusia. Perubahan ke arah yang lebih maju tentu merupakan hasilnya, dan itulah peradaban.

Ilmuwan Islam dan Kontribusinya

Islam pernah mengalami masa keemasannya pada 780 -1258 Masehi. Masa dimana para ilmuwan muslim memiliki kontribusi yang cukup besar. Kontribusi mereka membawa pengaruh positif dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat hingga kini. Membawa perubahan terhadap peradaban manusia yang semakin maju. Dengan tetap mengacu pada nilai-nilai keislaman.

Ilmuwan Islam sebagai pelaku pembangun peradaban tidak memerlukan apresiasi. Tetapi sebagai generasi yang menikmati hasil dari ilmu pengetahuan yang mereka kembangkan, memberikan apresiasi adalah penting. Wujud apresiasi dapat beragam, apakah dengan mempelajari peran mereka, siapa mereka, apa yang mereka lakukan dalam membangun peradaban dan sebagainya.

Al-Khawarizmi

Siapa yang tidak kenal dengan ilmuwan Islam satu ini? Namanya cukup terkenal di dunia, terutama dalam bidang matematika dan sains. Kecakapannya dalam matematika dinikmati oleh seluruh warga dunia yaitu bilangan desimal. Beliau juga menemukan konsep algoritma dan aljabar yang kemudian ditulis dalam bentuk sebuah buku sehingga dijuluki Bapak Aljabar.

Ibnu Sina

Dalam bidang kedokteran, nama Ibnu Sina atau yang biasa dikenal dengan Avicena sangat terkenal. Terutama karyanya dalam bentuk buku dan  menjadi rujukan bagi para pelajar yang menekuni bidang kedokteran. Buku yang pernah ditulisnya mencakup obat-obatan, organ tubuh dan beberapa jenis penyakit seperti diabetes dan TBC.

Ibnu Khaldun

Ibnu Khaldun adalah ilmuwan dalam bidang sosial. Beliau dikenal sebagai Bapak Sosiologi dan Filsafat Sejarah dan ilmuwan penting dalam peradaban Islam. Pemikirannya yang mendahului kondisi peradaban saat itu, membuatnya semakin bersinar. Bukunya yang sistematis mengenai ilmu sosial sangat memudahkan orang mempelajarinya seperti sejarah, sosiologi.

Peran ilmuwan dalam perkembangan peradaban

Seperti yang telah diuraikan sebelumnya bahwa ilmuwan Islam memiliki kontribusi dalam perkembangan peradaban dunia. Artinya posisi mereka dalam perkembangan peradaban adalah memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat secara luas. Majunya ilmu pengetahuan sangat berbanding lurus dengan peradaban. Namun tanpa ilmuwan yang aktif dalam memgembangkannya, ilmu pengetahuan tidak akan memberi pengaruh.

Aktif mengembangkan ilmu pengetahuan

Ilmu pengetahuan memerlukan orang yang berkecimpung didalamnya untuk direnungi, diteliti, dan dikembangkan. Ilmu pengetahuan disesuaikan dengan kebutuhan manusia saat ini dan yang akan datang.

Menjadikan ilmu pengetahuan sebagai solusi

Dalam menjalani kehidupan, tentu ada permasalahan yang dihadapi. Keterbatasan bukanlah hal yang menjadi pemakluman untuk tidak berbuat apa-apa. Para ilmuwan Islam dengan memegang teguh nilai terus mencari solusi atas setiap permasalahan dengan menggunakan ilmu pengetahuan. Hal ini menjadikan peradaban manusia semakin maju.

Ilmu pengetahuan dalam perspektif Islam

Islam menjunjung tinggi ilmu pengetahuan. Perintah membaca adalah sebuah indikasi yang kuat bahwa Islam menganjurkan umatnya agar membaca. Begitu juga dengan mempelajari fenomena yang terjadi di sekitar sebagai indikasi orang-orang yang menggunakan akalnya untuk berpikir. Oleh karena itu Islam mewajibkan umatnya untuk mengejar ilmu pengetahuan walau ke tempat yang jauh sekalipun.

Perintah membaca

Bacalah dengan menyebut nama Tuhan mu. Itu adalah salah satu ayat yang menganjurkan umat muslim untuk membaca. Membaca adalah kunci untuk menjadi ilmuwan Islam, mendapatkan inspirasi, wawasan, dan pengetahuan terhadap sesuatu. Melalui membaca wawasan semakin luas dan banyak hal yang bisa diperoleh, terutama dalam menyelesaikan masalah. Membaca juga dapat menjadikan diri kita semakin bijaksana tidak sombong.

Mengejar ilmu

Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina. Juga merupakan salah satu anjuran bagi umat Muslim untuk mengejar ilmu walau ke tempat yang jauh sekalipun. Ilmu pengetahuan dapat diperoleh dari banyak tempat. Banyaknya pelajar dari luar negeri dulu belajar di negara kita. Artinya negara kita dipercaya dapat menjadi tempat bagi banyak orang di belahan dunia luar untuk menuntut ilmu dan melepas dahaga mereka akan hausnya ilmu pengetahuan.

Anjuran untuk berpikir

Dengan memperhatikan fenomena alam, terjadinya siang dan malam adalah sebuah indikasi bahwa manusia berpikir. Itulah yang Tuhan inginkan dan disampaikan melalui firman-Nya. Untuk itu sebagai manusia yang memiliki akal, berpikir adalah hal yang perlu dilakukan. simak juga tentang Sosok Islam inspiratif

Ilmuwan Islam telah menorehkan warnanya dengan berkontribusi dalam banyak bidang seperti yang telah diurai sebelumnya. Bagaimana dengan kita, yang juga diberikan akal, kemampuan yang sama oleh Tuhan. Semoga kita termasuk golongan orang yang berpikir sehingga dapat menjadi pelaku perubahan bagi peradaban dunia ke depan. Jika tidak mampu merubah dunia, minimal dapat merubah diri sendiri bahkan keluarga. 

Posting Komentar untuk "Kontribusi Ilmuwan Islam Dalam Membangun Peradaban Dunia"

Berlangganan via Email