Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Karakter dan Sifat Gus Miek Kediri

aldanpost Mengenal Karakter dan Sifat Gus Miek Kediri. Tidak sedikit para tokoh Islam di Indonesia khususnya di Tanah Jawa memiliki sepak terjang dalam pendidikan Islam. Tidak berbeda dari sosok Gus Miek yang cenderung memiliki karakter berbeda dibandingkan tokoh Islam lainnya. Banyak kalangan membandingkan sosok Gus Miek ini hampir mirip dengan seorang Gus Dur.

Akan tetapi, dari rangkuman sumber informasi yang kami dapatkan, ada beberapa karakter yang membuat Gus Miek ini berbeda dari tokoh ulama lainnya. Karena sejak usia muda, Gus Miek ini dikenal memiliki kepandaian dalam dunia sejarah Islam dan beberapa bakat memahami kitab-kitab dalam dunia Islam. 

Gus Miek Kediri
Gus Miek Kediri

Mengenal Karakter dan Sifat Gus Miek Kediri

Pada masa-masa muda, seorang Gus Miek ini mampu memberi pelajaran terhadap para santi yang notabene masih membutuhkan banyak pelajaran seputar Islam. Mengajar di sebuah pondok pesantren tentu membutuhkan kepandaian luar biasa. Karena itu seorang Gus Miek Kediri ini bukanlah orang sembarangan.

Sebab ada beberapa catatan sejarah mengungkapkan bahwa semasa hidupnya Gus Miek ini memiliki banyak pergumulan hidup bahkan sampai harus meninggalkan kampung halamannya untuk mengajar di salah satu pondok pesantren di daerah Magelang. Dari sinilah nama seorang Gus Miek semakin meluas dikenal sebagai seorang tokoh Islam.

Dari sosok KH. Hamim Tohari Djazuli atau disebut Gus Miek Kediri memberi banyak petuah bahkan contoh hidup yang selama ini dicontoh bagi banyak orang. Sebagai pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri banyak prestasi hingga teladan hidup yang diberikan kepada santri-santri yang notabene membutuhkan banyak ilmu seputar dunia Islam saat ini.

Kita bisa melihat sosok dari Gus Miek ini memiliki karakter suka blusukan. Sebagai satu pondok pesantren besar Gus Miek tidak hanya memiliki tugas besar di pondok saja. Akan tetapi ada momen-momen tertentu Gus Miek keluar dari pondok untuk memberi pencerahan hingga menolong masyarakat.

Sebagai tokoh publik dan Islam di Tanah Jawa, tentu sifat suka blusukan ini menjadi karakter menarik. Sebab tidak banyak para ulama besar yang memiliki karakter suka melihat kondisi masyarakat sesungguhnya. Dari sinilah seorang Gus Miek Kediri memiliki tugas besar dalam menambah pengalaman dalam menyebarkan ajaran Islam sekaligus membantu kebutuhan dari masyarakat hingga menyelesaikan berbagai masalah.

Dari beberapa sumber yang kami rangkum sebelumnya, Gus Miek ini gemar blusukan karena ingin memberi pencerahan seputar dunia Islam. Selain itu Gus Miek juga gemar menambah pengalaman baru dalam kehidupan bermasyarakat. Ada banyak corak budaya kemudian karakter masyarakat yang selama ini memberi warna baru terhadap kehidupan Gus Miek.

Gus Miek juga mendapat gelar Doktor dari Universitas Brawijaya Malang. Sehingga dari nama tokoh Islam satu ini semakin dikenal luas hingga menjadi teladan bagi para santri hingga dari sisi masyarakatnya.

Karakter dari Gus Miek yang mudah bergaul juga menjadi salah satu sifat spesial yang ternyata mudah berteman dengan siapa saja. Sosok sederhana Gus Miek Kediri ini juga memiliki daftar teman para pejabat, kemudian masyarakat biasa, hingga kalangan preman sekalipun.

Pada akhirnya, Gus Miek membantu menyadarkan para preman yang selama ini mendapat stigma negatif di masyarakat. Berkat bimbingan dari Gus Miek inilah banyak kalangan preman berhasil keluar dari stigma buruk masyarakat dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Tingginya ilmu pengetahuan Islam dari sosok Gus Miek Kediri telah terbukti dengan berbagai macam karakter sifat lebih sederhana. Meskipun dikenal sebagai Kiai besar, dan berilmu tinggi, tetapi tidak ada jarak dengan siapapun. Gus Miek juga menjadi sosok kader muda NU yang nantinya akan berjuang di level Pilkada Kediri.

Seorang Kiai besar NU yang mana Gus Miek ini memiliki karakter sederhana. Banyak fakta bahwa gaya hidup Gus Miek memang tidak mewah hingga bisa berbaur dengan kalangan masyarakat. Selain itu, Gus Miek juga menjadi pendengar yang baik di mata masyarakat. Sebab ada banyak keluhan warga Kediri dan sekitarnya yang selalu didengar hingga menjadi satu faktor penting kenapa tokoh Kiai ini dikenal luas.

Sifat suka membantu atau ringan tangan juga sering dibuktikan dengan adanya bantuan ke masyarakat kecil. Bentuk pencerahan yang diberikan kepada masyarakat juga bisa dijadikan teladan hidup bermasyarakat. Sejak usia muda, Gus Miek Kediri masih memiliki kepandaian yang berbeda dari santri lainnya.

Sempat mendapat pengalaman belajar di pondok pesantren, namun tidak bertahan selama 1 bulan Gus Miek memutuskan keluar dan pulang. Bukan berkutat ke bidang lain, tetapi Gus Miek masih tetap memberi pengalaman belajarnya di pondok pesantren lain hingga ke daerah Magelang.

Karakter seorang pemimpin memang sudah terlihat dari Gus Miek Kediri ini sejak usia muda. Kemudahan dalam bergaul, kemudian adanya karakter suka membantu menjadi salah satu bagian penting yang membuat seorang Gus Miek banyak dikenal sebagai Kiai besar NU saat ini.

Pengagum dari Gus Miek memang cukup banyak, karena karakter pribadi yang mudah bergaul dengan banyak orang. Berbagai ilmu pengetahuan telah banyak dipahami oleh Gus Miek. Sehingga dari semua komponen utama dalam mengajar seputar dunia Islam sudah menjadi bidang yang cukup mudah bagi seorang Gus Miek.

Berbagi pengetahuan tanpa ada batasan juga menjadi salah satu karakter seorang Gus Miek hingga akhirnya dikenal sebagai salah satu Kiai besar NU sampai sekarang. Teladan hidup seorang Gus Miek Kediri mungkin saja digunakan oleh banyak kalangan sebagai salah satu sumber metode pengajaran lebih efektif dan mudah.

Banyak pertanyaan seputar bagaimana kisah hidup seorang Kiai besar NU yang ternyata memiliki beberapa penghargaan di bidang ilmu pengetahuan. Sedangkan dari beberapa pedoman hidup seorang Gus Miek akan menjadi indikator bahwa pada kehidupan seseorang akan terus berkembang dengan berbagai tujuan. Dari sinilah Anda bisa melihat bahwa sosok Gus Miek ini tidak membedakan lapisan masyarakat.

Memiliki teladan hidup yang hampir sama seperti Gus Dur, tentu nama Gus Miek ini cukup cepat berkembang hingga dikenal luas di seluruh daerah Jawa. Dari sinilah kita bisa mencoba mengerti bagaimana kisah hidup dari masa muda hingga menjadi seorang guru di pondok pesantren membuat Gus Miek Kediri dikenal luas di berbagai kota besar.

Secara turun temurun sikap dan wibawa dari seorang kiai akan terus dipakai semua santri hingga akhirnya nama Gus Miek menjadi salah satu kiai besar yang memiliki banyak prestasi hingga teladan hidup bagi para santrinya. Sejak masa mudahnya kisah hidup dari Gus Miek ini memiliki banyak dampak besar bagi masyarakat termasuk para santri. simak juga tentang sejarah perjuangan Bung Tomo

Kita dapat melihat berbagai macam hal menarik di dalam kisah hidup seorang Gus Miek Kediri yang sebenarnya memberi pengalaman terbaik. Dari sifat polosnya, sederhana, kemudian suka membantu, hingga sering terjun ke masyarakat bawah menjadikannya seorang kiai yang disegani sampai sekarang.

 

Posting Komentar untuk "Mengenal Karakter dan Sifat Gus Miek Kediri"

Berlangganan via Email