Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

9 Tahapan Dan Cara Memulai Usaha Event Organizer

Daftar Isi [Tampil]

Aldanpost.com - Masuk ke materi tahapan dan cara memulai usaha event organizer. Yaitu langkah-langkah yang harus dilakukan saat mendirikan sebuah bisnis event organizer. Sebelum masuk lebih jauh, perlu Anda ketahui bahwa event organizer adalah pihak/orang/team/perusahaan yang mengorganisasi sebuah event dengan cara mengatur dan mengelola event tersebut hingga selesai. Dari pengertian tersebut bisa disimpulkan bahwa event organizer adalah bisnis event. Mengadakan event kemudian mendapatkan keuntungan dari event tersebut.  

Tahapan dan cara memulai usaha event organizer bisa diawali dari volume kecil terlebih dahulu. Jadi tidak semua EO harus modal besar sebenarnya. Karena ada beberapa jenis event yang bisa dijalankan dengan modal kecil. Sebagai contoh menangani event ulang tahun anak. Biasanya persiapan membuat event nya lebih mudah dan simple. Kemudian contoh EO besar biasanya mengadakan mega konser, atau event-event internasional. Sampai disini saya yakin Anda sudah paham mengenai gambaran umum bagaimana EO berjalan. Selanjutnya jika Anda ingin menjalankan bisnis EO, bisa disimak beberapa langkah yang akan saya ulas berikut ini.

Tahapan Dan Cara Memulai Usaha Event Organizer


tahapan-dan-cara-memulai-event-organizer


1. Tentukan jenis event organizer yang ingin didirikan

Tahapan dan cara memulai usaha event organizer yang pertama adalah menentukan jenis EO itu sendiri. Jadi jenis-jenis EO ada banyak sekali, antara lain :

  • EO Musik
  • EO pernikahan (Wedding Organizer)
  • EO event hari besar
  • EO lembaga pendidikan
  • EO ulang tahun
  • EO lembaga pemerintahan
  • EO umum
  • Dan masih banyak lagi 

Dari banyaknya jenis EO yang ada, tentukan dimana Anda ingin fokus. Untuk pemula lebih baik fokus pada satu bidang EO. Karena disini Anda baru membangun brand. Kalau sudah terkenal mau sambil ngerjain variasi EO apapun terserah Anda.

Baca juga : cara mendapatkan modal usaha

2. Persiapkan modal memulai event organizer

Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan modal. Modal untuk mendirikan EO sebenarnya sangat variatif. Mulai dari 5 jutaan kebawah hingga ratuan milyar pun bisa untuk modal seorang EO. Untuk modal lebih baik menyesuaikan kemampuan Anda dan juga kemampuan partner Anda (jika ada).

Lagi pula untuk modal EO sebenarnya akan terbantu dengan sistem pembayaran yang lainnya ketika sudah mendapatkan job event. Mulai dari sponsor, dari dana DP yang menyewa EO anda, dan juga dari donatur (jika event sosial). Jadi ketimbang pusing mikirin modal, lebih baik memperkuat konsep-konsep untuk menjalankan sebuah acara, ini nilainya jauh lebih mahal.

3. Melakukan perekrutan anggota event organizer

Tahapan dan cara memulai usaha event organizer yang selanjutnya adalah melakukan perekrutan anggota. Yang jelas ini Anda lakukan jika Anda ingin membuat team. Berbeda jika Anda melakukannya sendiri atau berdua saja. Karena lagi-lagi bisnis EO sangat flexibel dari keanggotaannya. Bahkan biasanya seorang EO akan menyewa orang pada saat ada event saja, jadi keanggotaannya tidak menetap. Terkeculai kalau Anda memang ingin membuat sebuah team dari banyak orang sejak awal. Maka perekrutan anggota harus dilakukan. Beberapa ciri orang yang cocok untuk Anda rekrut masuk dalam usaha event organizer Anda, antara lain :

  • Mempunyai minat dan kesukaan di bidang event
  • Mampu berkomunikasi dengan baik
  • Aktif dan suka berorganisasi
  • Mempunyai talent pada posisi yang dibutuhkan
  • Percaya diri tampil di depan umum
  • Mempunyai loyalitas yang tinggi
  • Memahami kinerja event organizer

4. Membuat program dan jadwal event organizer

Selanjutnya jika sudah mempunyai keanggotaan pasti baru merumuskan program dan juga jadwal berjalannya EO. Pada tahapan ini sebenarnya bisa dilakukan dengan 2 cara, yakni jadwal tetap dan jadwal insidental. 

Jadwal tetap berarti rancangan event yang akan diadakan team EO itu sendiri. Misalkan mengadakan event musik, event hari-hari besar dan sejenisnya. Jadwal dan kegiaatan insidental berarti mengikuti permintaan pelanggan, atau pada saat team Anda mendapatkan job dari pihak penyewa.

5. Melakukan promosi kepada masyarakat luas

Agar team EO anda banyak digunakan oleh masyarakat, tentu saja Anda harus melakukan promosi. Jalin kerjasama dengan orang-orang penting yang sering mengadakan dan memimpin sebuah acara. Jadi kalau tidak punya koneksi yang kuat, Anda akan susah untuk mengembangkan usaha EO. Jadi bangun koneksi bisnis Anda terus menerus dengan orang-orang yang mempunyai pengaruh di suatu daerah, biasanya mereka banyak mengelola acara-acara penting. 

Baca juga : Macam-macam cara promosi

6. Menjalin kerjasama dengan sponsor dan donatur

Tahapan dan cara memulai usaha event organizer selanjutnya adalah mencari dan menjalin kerjasama dengan sponsor. Hal ini menjadi point paling penting. Karena biasanya EO sukses diluaran sana mereka selalu mempunyai sponsor tetap. Jadi setiap acara mereka selalu di bantu dana oleh sponsor tersebut. Cara mendapatkan sponsor tentu saja Anda harus ada bukti terlebih dahulu. Buatlah sebuah event yang meriah dan sukses dengan modal sendiri dahulu. Itu akan menjadi bukti alat promosi yang kuat untuk mengajukan kerjasama dengan sponsor. Kalau sekedar rancangan program tanpa ada bukti acara yang sudah dilakukan, sponsor biasanya tidak akan mau.

Baca juga : cara mendapatkan investor kerjasama

7. Memulai dari event kecil-kecilan terlebih dahulu

Sebagai pemanasan awal usaha EO Anda berjalan, coba adakan event kecil-kecilan terlebih dahulu. Entah itu event dangdutan di kampung, event organ tunggal, atau event kecil lainnya. Dari event-event kecil yang Anda adakan inilah team EO Anda akan terus belajar. Tentu saja meskipun event kecil ya harus menguntungkan. Tentu demi gaji dan juga keuangan usaha EO Anda.

8. Meresmikan ijin usaha event organizer

Kalau sudah berhasil mengadakan beberapa event, segera resmikan usaha EO Anda. Minimal buatlah CV untuk usaha Anda tersebut. Sebauah EO yang berbadan usaha jelas akan mempunyai banyak keuntungan. EO yang berlisensi CV maupun PT akan lebih mudah untuk mendapatkan pinjaman modal, lebih dipercaya sponsor, lebih mudah mendapatkan job-job resmi dari pemerintah.

9. Membesarkan usaha event organizer

Yang terakhir adalah terus konsisten untuk membesarkan usaha EO Anda. Lagi-lagi konsitensi juga cukup menentukan sukses dan tidaknya sebuah usaha. Apalagi untuk usaha event organizer, biasanya diawal-awal akan ada banyak sekali tantangan dan hambatan dalam mengadakan sebuah event. Belum lagi soal omset dan keuntungan yang didapat. Jika Anda sebagai pemilik usaha EO tidak ulet dalam menjalankan usaha, pastinya akan menyerah dan gagal ditengah jalan.

Tahapan dan cara memulai usaha event organizer sudah saya jelaskan sebanyak 9 point diatas. Sebagian besar point-point diatas adalah hal penting yang wajib diadakan atau wajib dilakukan untuk membangun sebuah EO. Dan semoga saja Anda bisa sukses dan menjadi seorang EO besar di kemudian hari nanti. Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bisa bermanfaat dan terima kasih.

Posting Komentar untuk "9 Tahapan Dan Cara Memulai Usaha Event Organizer"

Berlangganan via Email