Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Manfaat Dan Tutorial Silo Struktur yang Lengkap Bagi Pemula

Daftar Isi [Tampil]
aldanpost - Website atau blog merupakan salah satu portal komunikasi antara blogger dengan visitors. Tak hanya konten yang menarik, kesuksesannya juga bergantung kepada pengelolaan yang baik. Cara paling ampuh untuk memudahkan navigasi bagi visitors adalah dengan menerapkan tutorial silo struktur yang lengkap. 

Website dapat diibaratkan seperti sebuah toko. Jika toko beserta produk jualannya tertata dengan rapi, maka calon pembeli pun akan betah berlama-lama, berlaku juga sebaliknya. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memberikan sedikit sentuhan dalam bentuk kerapian, agar lebih menarik di mata visitors. 

Tutorial Silo Struktur Yang Lengkap

Inilah Tutorial Silo Struktur Yang Lengkap dan Jelas

Pada dasarnya, tutorial silo struktur yang lengkap dapat dilakukan oleh siapa saja, bahkan pemula sekalipun. Kuncinya adalah konsisten, telaten, dan kreatif untuk membuat konten yang tak hanya menarik, tetapi juga terstruktur dengan baik. Berikut ulasan selengkapnya mengenai silo struktur:

1. Pengertian

Sebelum praktik tutorial silo struktur yang lengkap, mari mengenal pengertian silo struktur terlebih dahulu. Hal ini perlu dilakukan, agar Anda dapat menerapkannya pada website tepat sasaran. Secara sederhana, silo struktur dapat diartikan sebagai penyusunan konten berdasarkan topik atau kategori. 

Kunci dari silo struktur ada pada tingkat pengorganisasian yang Anda terapkan. Caranya, fokuslah pada tema atau niche website terlebih dahulu, lalu kembangkan hierarki tersebut dengan konten yang lebih spesifik. Langkah ini terbukti memiliki  pengaruh yang cukup signifikan pada SEO, traffic, hingga konversi website. 

2. Manfaat

Penerapan tutorial silo struktur yang lengkap dan tepat dapat memberikan dampak yang sangat baik bagi website atau blog Anda. Berikut adalah beberapa manfaat tersebut:

a. Keterkaitan Tema

Dengan adanya internal link antar artikel, maka keterkaitan tema akan semakin meningkat. Hal ini tidak hanya akan menarik pengunjung, tetapi juga meningkatkan kualitas website di mata mesin pencarian atau search engine. 

b. Keterkaitan Topik

Tak hanya tema, keberadaan silo struktur juga dapat meningkatkan keterkaitan antar topik. Selain memudahkan Anda untuk merangking, hal ini juga akan menyuguhkan informasi lebih banyak bagi visitors. Bonusnya, mereka akan berlama-lama untuk membaca artikel Anda.

c. Lebih Cepat Terindeks

Bukan rahasia, butuh waktu dan proses bagi artikel baru untuk terindeks. Namun, hal ini dapat diminimalisir dengan silo struktur. Berkat pengorganisasian yang baik, setiap artikel baru yang Anda terbitkan akan lebih cepat terindeks oleh mesin pencarian. 

3. Bagian-bagian Pada Silo Struktur

Untuk memahami tutorial silo struktur yang lengkap lebih lanjut, Anda harus mengetahui bagian-bagian pada silo struktur. Secara garis besar, silo struktur terdiri dari tiga bagian, yaitu:

a. Artikel Utama, yaitu konten yang memang ditargetkan untuk mencapai ranking di dalam mesin pencari. 

b. Artikel Pendukung, yaitu konten tambahan yang masih memiliki keterkaitan dengan artikel utama.

c. Internal Link, yaitu link di dalam suatu konten yang menghubungkannya dengan artikel lain, baik artikel utama maupun pendukung.

4. Tutorial Pengaplikasian

Tutorial silo struktur yang lengkap dapat diterapkan pada website baru maupun yang sudah berjalan. Pada dasarnya, langkah-langkah tersebut sama saja, berikut tahapan yang dapat Anda terapkan:

a. Buatlah planner terlebih dahulu, sebelum konten dibuat (untuk website atau blog baru).

b. Kumpulkan konten yang memiliki topik pembahasan sama (untuk website atau blog yang sudah berjalan).

c. Pada setiap kategori, pilihlah salah satu konten sebagai artikel utama. Pemilihan dapat dilakukan berdasarkan jumlah visitors, ranking pencarian di Google, dan lain-lain. Jika tidak ada konten yang relevan, Anda dapat membuat artikel baru sebagai artikel utama.

d. Buatlah internal link dari satu artikel ke artikel yang lain, maupun dari artikel tambahan ke artikel utama.

e. Ulangi langkah yang sama untuk topik lain.

5. Contoh

Masih ada yang bingung dengan tutorial silo struktur yang paling lengkap di atas? Untuk menghindari kesalahpahaman, berikut contoh penerapan silo struktur pada sebuah website yang dapat Anda pejalari:

a. Artikel Utama: tempat wisata di Yogyakarta.

b. Judul artikel: 13 Tempat Wisata di Yogyakarta yang Instagramable.

c. Isi : paragraf pembuka, rekomendasi tempat-tempat wisata berbentuk listicle, paragraf penutup.

d. Artikel Tambahan: tempat wisata alam, religi, budaya, pantai, dan lain-lain.

Nah, jika Anda sudah selesai menyiapkan keempat bahan di atas, maka saatnya untuk menyelipkan internal link. Entah itu dari artikel tambahan ke artikel utama, maupun sebaliknya. Dengan demikian, tutorial silo struktur yang lengkap yang Anda terapkan dapat lebih maksimal. Semoga tulisan dapat memotivasi Anda untuk lebih menjaga kerapian website.

Posting Komentar untuk " 5 Manfaat Dan Tutorial Silo Struktur yang Lengkap Bagi Pemula"

Berlangganan via Email