Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

9 Manfaat E-Commerce Bagi Perusahaan dan Jenis-jenis E-Commerce

Daftar Isi [Tampil]

aldanpost - Manfaat e-commerce bagi perusahaan cukup banyak. Sehingga banyak perusahaan menggunakan cara ini agar bisnis yang dijalankan semakin berkembang. Perkembangan teknologi seperti sekarang ini membuat bisnis e-commerce semakin berkembang pesat. 

Selain lebih efektif dalam penjualan, bisnis dengan e-commerce juga bisa menjangkau banyak calon konsumen melalui online. Bahkan penjualan produk dengan e-commerce juga tidak ada batasan waktu dan wilayah. Hal ini tentu membuat bisnis yang dijalankan semakin berkembang. 

Manfaat e-commerce bagi perusahaan

Manfaat E-Commerce

Sama seperti jual beli secara online pada umumnya, menggunakan e-commerce juga memberikan banyak manfaat bagi perusahaan. Berikut ini adalah 9 manfaat e-commerce bagi perusahaan yang harus Anda ketahui:

Area Penjualan Lebih Luas

Manfaat e-commerce untuk perusahaan yang pertama yaitu area penjualan lebih luas dibandingkan perdagangan secara konvensional. Hal ini tentu semakin memungkinkan banyaknya konsumen dari berbagai wilayah. Tidak adanya batasan wilayah tentu bisa meningkatkan penjualan produk usaha. 

Selain itu, menggunakan sistem e-commerce juga lebih mudah dipantau secara online. Jadi setiap kegiatan mulai dari pemesanan, pembayaran, dan pengantaran barang bisa dipantau secara online. Sehingga membuat perdagangan lebih efektif dan mudah dipantau. 

Selain itu, dengan adanya e-commerce tentu sebuah perusahaan bisa menjual barang yang dimiliki secara global. Misalnya perusahaan pakaian yang ada di Amerika bisa menjual produknya di Indonesia tanpa membuka toko di Indonesia. Hal ini tentu sangat menguntungkan karena bisa menjangkau konsumen lebih luas dan lebih mudah. 

Pengurangan Infrastruktur Perusahaan

Pengurangan infrastruktur perusahaan merupakan salah satu manfaat e-commerce bagi perusahaan. Adanya e-commerce membuat perusahaan atau pemilik usaha tidak perlu membuka banyak cabang di berbagai wilayah. Hal ini tentu lebih efisien dibandingkan berjualan secara konvensional. 

Selain itu, tidak membuka banyak cabang penjualan atau toko membuat perusahaan memiliki keuntungan maksimal. Hal ini karena perusahaan tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk sewa toko maupun membayar karyawan toko. 

Bisa Meningkatkan Keuntungan

Manfaat e-commerce bagi perusahaan selanjutnya yaitu bisa meningkatkan keuntungan serta bisa menekan biaya operasional perusahaan. Hal ini karena perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya berlebih dalam menyediakan banyak toko di berbagai daerah. 

Selain itu, perusahaan juga tidak memerlukan banyak pegawai untuk ditempatkan di berbagai cabang toko. Hal ini tentu bisa meningkatkan keuntungan dalam penjualan produk serta bisa menurunkan biaya operasional perusahaan. 

Pengurangan Harga Produk

Manfaat e-commerce selanjutnya yaitu bisa menekan harga barang, sehingga lebih murah. Hal ini karena perusahaan tidak mengeluarkan banyak biaya yang bisa membuat harga jual produk lebih mahal. Contoh aspek yang mempengaruhi mahalnya produk yaitu membayar karyawan, biaya sewa gedung, dan promosi. 

Dengan harga jual produk yang lebih murah, tentu lebih banyak konsumen yang tertarik untuk membeli. Selain itu, adanya e-commerce juga bisa menjangkau semua konsumen dari berbagai lapisan masyarakat. 

Media Promosi Gratis

Manfaat e-commerce bagi perusahaan selanjutnya yaitu promosi yang tidak berbayar. Perusahaan hanya perlu mengunggah foto barang atau jasa yang ditawarkan pada platform penjualan. Setelah itu calon konsumen hanya perlu memilih barang yang dipajang secara online. 

Dengan begitu, perusahaan hanya perlu membuat gambar atau iklan yang bisa menarik calon konsumen. Jadi perusahaan tidak perlu memikirkan membuat display maupun hiasan toko untuk menarik calon konsumen. Hal ini tentu lebih efektif dalam menekan biaya promosi.

Penawaran Fleksibilitas Tinggi untuk Konsumen

Manfaat e-commerce bagi perusahaan selanjutnya yaitu menawarkan fleksibilitas tinggi untuk calon konsumen. Berbeda dengan cara berjualan secara konvensional, berjualan dengan e-commerce tidak memiliki batasan waktu. 

Sehingga calon konsumen bisa melihat katalog produk kapan saja tanpa ada batasan waktu. Bahkan konsumen juga bisa melakukan pemesanan barang tanpa batasan waktu. Hal ini tentu bisa menguntungkan perusahaan karena konsumen bisa melakukan order kapan saja selama 24 jam tanpa menunggu toko buka. 

Kemudahan Proses Penjualan dan Konsumen

Manfaat e-commerce bagi perusahaan selanjutnya yaitu mempermudah proses penjualan. Hal ini karena dalam berjualan melalui e-commerce, perusahaan bisa berkomunikasi dengan calon konsumen secara online. Sehingga proses penjualan lebih mudah dibandingkan jika berjualan secara konvensional. 

Fitur Lengkap

Manfaat menggunakan e-commerce selanjutnya yaitu memiliki beragam fitur lengkap. Adanya fitur seperti daftar pencarian, keranjang belanja, dan chat dengan Customer Service (cs), tentu bisa memaksimalkan penjualan produk. 

Dengan fitur lengkap serta jangkauan pasar yang luas, tentu banyak memberikan keuntungan. Selain itu, berjualan menggunakan e-commerce juga lebih efektif dan efisien jika dibandingkan berjualan secara konvensional. 

Bisa Mengembangkan Bisnis

Sekarang ini, jangkauan luas dengan proses kecepatan dalam pengiriman menjadi tren dalam jual beli era digital. Jika ingin perusahaan semakin berkembang serta memiliki banyak pelanggan, tentu menggunakan e-commerce menjadi pilihan tepat. 

Selain bisa menjangkau banyak calon konsumen dari berbagai negara, menggunakan e-commerce juga meningkatkan branding perusahaan lebih baik. Hal ini tentu membuat perusahaan lebih terkenal dan bisa mendapatkan banyak keuntungan dari penjualan. 

Jenis-jenis E-Commerce

Setelah mengetahui manfaat e-commerce, selanjutnya yaitu tentang jenis-jenis e-commerce. Sama seperti transaksi jual beli pada umumnya, e-commerce juga memiliki banyak jenis. Berikut ini merupakan 6 jenis e-commerce yang perlu Anda ketahui.

Business to Business (B2B)

Business to Business adalah jenis e-commerce yang pertama. Business to Business merupakan transaksi elektronik barang atau jasa yang dilakukan antar perusahaan. Jenis ini biasanya dilakukan oleh pihak yang berkepentingan dalam menjalankan bisnis. Jenis B2B ini biasanya digunakan oleh produsen dan grosir atau bisa juga antara grosir dan pengecer. 

Business to Consumer (B2C)

Business to Consumer merupakan salah satu jenis e-commerce yang melibatkan pelaku bisnis dan konsumen. Jenis B2C ini cenderung lebih mudah dan dinamis. Biasanya dalam bisnis ini, antara pelaku bisnis dengan konsumen tidak bertemu secara langsung. 

Consumer to Consumer (C2C)

Jenis e-commerce jenis ini merupakan transaksi elektronik yang dilakukan antara konsumen dengan konsumen. Transaksi yang dilakukan meliputi barang atau jasa. Biasanya transaksi jenis C2C ini dilakukan oleh pihak ketiga yang menyediakan platform online untuk bertransaksi.

Consumer to Business (C2B)

Consumer to Business (C2B), merupakan salah satu jenis perdagangan elektronik yang melibatkan transaksi dari konsumen ke perusahaan. Dalam hal ini konsumen akan menawarkan produk barang atau jasa ke perusahaan. 

Business to Administration (B2A)

Business to Administration merupakan transaksi jual beli yang terjadi antara perusahaan dengan administrasi publik. Dalam e-commerce jenis ini biasanya melibatkan layanan pemerintah.

Online to Offline (O2O)

Online to Offline (O2O) merupakan jenis e-commerce yang menarik pelanggan dari online agar mau berbelanja ke toko fisik. Dalam e-commerce jenis ini, konsumen akan diajak untuk berbelanja secara offline dengan mendatangi toko langsung. 

Terdapat berbagai manfaat e-commerce bagi perusahaan mulai dari area bisnis yang lebih luas hingga bisa mengembangkan bisnis. Sekarang ini semakin berkembangnya teknologi, maka semakin memberikan banyak kemudahan bagi perusahaan. Selain lebih mudah, menggunakan e-commerce juga lebih efektif dan efisien. 

Posting Komentar untuk " 9 Manfaat E-Commerce Bagi Perusahaan dan Jenis-jenis E-Commerce"

Berlangganan via Email