Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Melakukan Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal Dalam 4 Tahap

Daftar Isi [Tampil]

Budidaya ikan nila di kolam terpal - Ikan nila merupakan salah satu jenis ikan yang bagus untuk dibudidayakan. Karena memang pangsa pasar dari ikan nila ini ada terus setiap hari. Kita mungkin tidak bisa menghitung lagi berapa banyak masyarakat kita yang mengkonsumsi ikan nila setiap harinya. Inilah yang menjadikan kebutuhan pasar terhadap ikan nila seperti tidak ada habisnya. Dan untuk sobat yang masih pemula dan ingin melakukan budidaya ikan nila, maka sobat bisa menyimak artikel kali ini sampai dengan selesai. 

Selanjutnya untuk budidaya ikan nila juga termasuk jenis bisnis yang menguntungkan. Karena bisa dimulai dengan modal yang cukup kecil dan dengan prosentase keuntungan yang cukup besar. Rata-rata dari modal dan keuntungan bisa menjangkau 50% hingga 100% dari modal. Dengan catatan tahu cara budidaya ikan nila yang benar. Selain itu untuk melakukannya juga cukup mudah dan praktis. Karena bisa memanfaatkan media budidaya atau media ternak yang menyesuaikan dengan lokasi yang Anda miliki.

Beragam media untuk melakukan budidaya ikan nila, mulai dengan menggunakan kolam beton, tong atau bisa juga menggunakan kolam terpal. Nah, pada kesempatan ini kita fokus dulu terhadap salah satu media budidaya tersebut, yakni bagaimana cara budidaya ikan nila di kolam terpal.

Cara Melakukan Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

budidaya-ikan-nila
Foto by sipendik.com

Cara budidaya ikan nila dengan menggunakan kolam terpal merupakan salah satu cara ternak yang efektif, mudah dilakukan dan berpeluang untung besar. Efektif karena dengan kolam terpal Anda tidak perlu menggali atau merusak lahan, mudah dilakukan karena memang caranya bisa dengan mudah Anda pelajari. Lalu berpeluang untung besar karena budidaya dengan kolam terpal modal yang keluar jauh lebih sedikit ketimbang menggunakan kolam beton. Baiklah, untuk langkah-langkahnya antara lain sebagai berikut : 

1. Persiapkan Kolam Terpal Untuk Budidaya Ikan Nila

Langkah awal tentu saja Anda harus mempersiapkan kolam terpalnya terlebih dahulu. Mulai fikirkan mulai dari letak kolam terpal yang ingin Anda bangun. Usahakan untuk membuat kolam terpal yang letaknya mudah untuk Anda jangkau setiap hari, karena pemeliharaan ikan nila butuh perhatian yang lumayan intens.

Setelah menemukan lokasinya Anda bisa menyiapkan kayu atau bambu kemudian kolam terpal sesuai dengan ukuran lahan atau keingin Anda. Buatlah pagar keliling untuk kolam terpal terlebih dahulu. Anda bisa membuatnya secara persegi atau melingkar sesuai dengan keinginan. Buat patok dan pagar keliling yang kuat untuk menahan air kolam terpal di dalamnya. 

Untuk tinggi kolam sendiri cukup bervariasi tegantung seberapa banyak Anda ingin melakukan ternak ikan nila tersebut. Ada 2 versi atau model kolam terpal, yakni :

  • Kolam terpal yang masuk ke dalam tanah, galilah sedalam 70cm, lalu buat patok dan pagar keliling untuk memasang terpal
  • Kolam terpal tinggi, ini tidak perlu menggali tenah. Anda hanya perlu membuat pagar keliling yang kuat setinggi 80 cm

Silahkan memilih model kolam yang Anda sukai. Lalu isikan air maksimal 3/4 dari ukuran kolam yang sudah Anda buat. Jangan lupa juga untuk membuat sistem sanitasi air agar lebih mudah dalam menguras atau mengganti air. 

Setelah itu masukkan air dan diamkan air tersebut selama kurang lebih 3 hari untuk mendapatkan suhu dan juga kadar PH yang stabil. 

2. Pemilihan Dan Penbaran Bibit Ikan Nila

Sambil menunggu kolam terpal siap, Anda bisa mulai memilih bibit ikan nila. Dalam memilih bibit ikan nila ini silahkan memilih peternak atau penjual yang sudah terpercaya. 

Dalam memilih bibit ikan nila, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan, antara lain :

  • Pilih bibit ikan nila yang satu ukuran atau seragam. Sebagi contoh rekomendasi bagus pilihlah bibit berukuran 11 - 13 cm yang sudah agak besar. Karena seukuran tersebut ikan nila akan lebih mudah untuk di budidayakan.
  • Pilih bibit yang sehat. Anda bisa melihat nya dan pastikan tidak cacat. Selain itu pilihlah bibit yang lincah
  • Pilih bibit ikan nila dengan berat badan yang sama. Jika sesuai dengan ukuran 11 cm biasanya akan memiliki berat sekitar 30 sampai 35 gram. 

Pemilihan bibit ikan nila semakin seragam semakin bagus. Karena kebiasaan buruk ikan kalau kalah besar bisa dimakan atau kalah dalam berebut pakan, jadi bibit ikan yang seragam sangat penting.

Selanjutnya jika sudah mendapatkan bibit adalah melakukan penebaran benih. Ini bisa Anda lakukan dengan hati-hati. Gunakan perantara ember dan pindah sedikit demi sedikit ke kolam agar tidak mengalami stress. 

3. Melakukan Pemeliharaan Ikan Nila

Jika sepenuhnya ikan nila sudah diterbarkan, maka langkah selanjutnya adalah pemeliharaan ikan nila. Langkah ini merupakan tahapan yang penting. Anda bisa melakukan pemeliharaan dengan melakukan beberapa hal, antara lain sebagai berikut : 

  • Pemberian pakan rutin yakni 2 sampai dengan 3 kali dalam sehari
  • Lakukan pemberian pakan yang bergizi lengkap
  • Berikan pakan seperti siput dan juga sayur-sayuran karena itu bagus untuk kesehatan ikan nila
  • Bersihkan air jika sudah kotor
  • Lakukan penambahan volume air ketika ikan nila sudah mulai tumbuh semakin besar

Lakukan bebrapa point diatas secara teratus sampai dengan masa panen ikan nila tiba.

4. Masa Panen Ikan Nila

Bicara soal masa panen, Anda juga harus tahu kapan masa panen yang tepat untuk ikan nila yang Anda budidayakan. Yang pertama bisa dilihat dari besar dan beratnya ikan nila. Jika memang sudah bertambah banyak sebenarnya sudah bisa Anda panen. 

Namun agar lebih maksimal, tunggulah ikan nila tersebut sampai beratnya 10 kali lipat dari masa penebaran benih untuk standar panen biasanya berkisar diantara 300 gram sampai dengan 500 gram. Berat tersebut bisa di dapatkan dalam jangka waktu 3-4 bulan semenjak penebaran benih. Dengan catatan pemberian pakan dan pemeliharaan Anda lakukan dengan benar.

Kalau sudah panen yang berarti Anda sudah selesai melakukan budidaya ikan nila ini. Dan sekarang waktunya buat Anda melakukan penjualan ikan nila yang sudah Anda panen. Jika memang Anda ingin serius menekuni budidaya ikan nila. Maka carilah beberapa rumah makan, lakukan kerjasama dengan Anda menjadi pemasok ikan nila bagi mereka. Dengan begitu Anda tidak akan bingung kalau sudah memiliki langganan seperti itu.

Kesimpulannya bahwa untuk melakukan budidaya ikan nila di kolam terpal bukanlah hal yang sulit. Anda bisa memulai dari membuat kolam, melakukan pemilihan benih ikan nila, penebaran benih dan pemeliharaan ikan sampai dengan masa panen. Semua itu bahkan bisa Anda lakukan dengan modal kecil dan bisa menyesuaikan lahan atau lokasi yang Anda punya.

Demikian sobat yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bisa memberikan manfaat, khususnya bagi Anda yang sedang belajar budidaya ikan nila. Sekian yang dapat kami sampaikan dan terima kasih telah berkunjung di aldanpost.com.


Posting Komentar untuk "Cara Melakukan Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal Dalam 4 Tahap"

Berlangganan via Email