Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Ternak Ikan Lele Di Ember Agar Tidak Mati Dalam 5 Langkah

Daftar Isi [Tampil]

Cara ternak lele di ember agar tidak mati - Seperti yang kita ketahui bersama bahwa budidaya ikan lele merupakan budidaya ikan dengan peminat paling banyak di negara kita. Hal ini dikarenakan ternak ikan lele sendiri cukup mudah dilakukan dan untuk menjualnya pun tidak susah. Penggemar konsumsi lele pun ada banyak sekali di tengah-tengah masyarakat kita. 

Termasuk jenis bisnis yang laku setiap hari, untuk menjual ikan lele memang tidak susah. Jika Anda ingin membudidayakannya bisa dijual ke sesama peternak, dijual eceran dipasar, berlangganan dengan rumah makan dan sejenisnya. Hal inilah yang menjadikan budidaya ikan lele terus berlangsung dari zaman dahulu hingga sekarang.

Untuk melakukan ternak budidaya ikan lele sendiri bisa dilakukan dengan banyak cara. Termasuk bisnis yang bisa dilakukan dengan modal kecil karena bisa diternak dengan berbagai macam media. Buat Anda yang ingin ternak lele dalam volume besar bisa menggunakan kolam. Namun yang tidak memiliki media kolam jangan kuatir karena ternak ikan lele bisa dilakukan di ember atau di tong. 

Cara Ternak Ikan Lele Di Ember Agar Tidak Mati

ternak-ikan-lele-di-ember

Materi yang akan kita bahas kali ini adalah bagaimana cara ternak ikan lele di ember agar tidak mati. Ini bisa dilakukan kalau tidak punya lahan kolam. Barangkali Anda ingin ternak lele namun tidak punya pekarangan, apalagi untuk yang tinggal di perkotaan dengan kawasan yang pada penduduk, dengan ternak lele di ember Anda bisa melakukannya bahkan di dalam rumah. Langsung saja untuk langkah-langkahnya antara lain sebagai berikut : 

1. Persiapkan Media Ember Untuk Ternak Lele

Sebelum Anda melakukan banyak hal, tentu saja Anda harus mempersiapkan embernya terlebih dahulu. Untuk ukuran ember ini sebenarnya cukup flexibel, yakni menyesuaikan dengan keinginan Anda. Seberapa banyak Anda ingin melakukan ternak lele, maka dari situ Anda bisa menentukan ukuran ember yang Anda pilih. Ada 3 buah rekomendasi ukuran ember untuk ternak lele, antara lain sebagai berikut : 

  • Ember 40 liter dengan diameter 25 cm
  • Ember 80 liter dengan diameter 50 cm
  • Ember 100 liter dengan diameter 62 cm

Silahkan Anda memilih jenis ember sesuai dengan yang Anda inginkan. Atau Anda juga bisa mempersiapkan ember tersebut sesuai dengan tempat yang Anda miliki. Kala memang agak longgat disarankan untuk memakai ember yang lebih besar untuk ruang gerak ikan lele yang lebih lega.

2. Menstabilkan PH Air Dalam Ember Untuk Ternak Lele

Setelah Anda mendapatkan ember, langkah selanjutnya adalah menyiapkan kran air dan mengisi ember tersebut dengan air. Disinilah kunci penting bagaimana cara agar ternak lele dalam ember Anda tidak mati, yakni menstabilkan kadar PH air terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan PH Meter untuk mengeceknya.

Pertama Anda masukkan air, jangan terlalu bening namun juga jangan terlalu keruh. Mengecek kadar Asam atau PH dari air tersebut. Jika memang terlalu asam Anda bisa tambahkan garam dapur. Setelah itu diamkan air tersebut selama 3 hari hingga siap untuk dimasukkan bibit lele.

Sambil menunggu pendiaman air dalam ember untuk ternak lele. Anda bisa mulai melakukan survey nih, dimana saja kira-kira untuk bibit lele yang berkualitas murah dan juga bagus. Pastinya yang namanya budidaya harus memperhatikan harga donk, semakin murah dan bagus bibit lele Anda maka semakin mudah untuk memperbesar keuntungan.

3. Perhatikan Ukuran Dan Jumlah Lele Dengan Media Ember Yang Dipilih

Langkah selanjutnya ini juga penting, yakni memperhatikan ukuran dan jumlah lele dengan media ember yang sudah di pilih. Jangan sampai terlalu sesak karena bisa menyebabkan banyak ikan lele dalam ember mati. Namun usahakan juga jangan terlalu longgar agar Anda bisa ternak lele di ember dengan jumlah bibit yang agak banyak. 

Untuk patokan ukuran dan jumlah bibit lele dengan ember adalah sebagai berikut : 

  • Ember ukuran 40 liter adalah 30 ekor lele ukuran 5cm - 7cm
  • Ember ukuran 80 liter adalah 60 ekor lele ukuran 5cm - 7cm
  • Ember ukuran 100 liter adalah 75 ekor lele ukuran 5cm - 7cm

Dengan perhitungan tersebut bisa menjadikan media ember dengan lele yang Anda ternak akan sesuai. Dan ukuran ember dan jumlah bibit tersebut adalah yang paling banyak digunakan oleh para peternak lele pada umumnya.

4. Tahap Pemeliharaan Ikan Lele

Setelah melakukan penaburan bibit lele ke dalam ember, langkah selanjutnya adalah melakukan pemeliharaan. Pada tahapan ini juga memegang peran penting agar lele tersebut tidak mati dan bisa berkembang dengan baik.

Tahap pemeliharaan ternak lele di ember meliputi beberapa hal, antara lain sebagai berikut :

  • Pemberian pakan secara teratur kepada bibit lele dan sesuaikan porsi pakan dengan ukuran bibit lele yang Anda ternak
  • Pemeliharaan penggantian air dalam ember, lakukan secara berkala minimal 1 minggu 2 kali untuk menjaga air bersih dan tidak bercampur dengan kotoran
  • Pemisahan bibit ikan lele yang luka atau mati, terutama lele yang luka agar tidak semakin parah lukanya

5. Tahap Panen Ikan Lele

Tahapan yang selanjutnya adalah masa panen ikan lele, ini bisa Anda lakukan ketika ukuran lele sudah bertumbuh lumayan besar. Kalau untuk bibit lele ukuran kecil yakni 5cm sampai 7cm, masa panen adalah 2 bulan sampai dengan 3 bulan. Kemudian untuk bibit ukuran 8cm sampai 10cm, masa panen adalah 2.5 bulan semenjak menaburka bibit lele dalam ember.

Masa panen ini sangat ditentukan hasilnya oleh seluruh proses yang Anda lakukan sebelumnya. Yakni mulai dari awal pemilihan ember, bibit, pemeliharaan dan juga perawatan. Dan untuk proses panennya silahkan lakukan dengam hati-hati, tentu saja agar lele yang Anda pindahkan tidak pada mati.

Setelah Anda melakukan panen tentu saja adalah menjualnya. Ini dilakukan jika memang tujuan awal budidaya lele Anda adalah untuk dijual. Namun ada juga beberapa yang melakukan budidaya lele untuk dikonsumsi sendiri atau untuk stock warung makan milik mereka. Jadi untuk terserah bagaimana tujuan awal Anda dalam melakukan budidaya lele.

Kesimpulan

Kesimpulan dari artikel kali ini adalah mengenai bagaimana cara melakukan ternak lele di ember agar tidak mati. Yakni dari awal harus tahu ukuran ember dan bibit yang tepat. Setelah itu harus bisa menyediakan air dengan kadar PH yang tepat. Pemeliharaan dalam ternak lele di ember juga memegang peranan penting. Dan yang terakhir adalah mengenai waktu dan cara panen lele yang tepat. Dengan melakukan prosedur yang benar pastinya ternak lele di ember tidak akan pada mati.

Demikian sobat yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bisa memberikan manfaat, khususnya bagi Anda yang ingin melakukan ternak ikan lele di ember. Sekian informasi dari kami dan terima kasih sudah berkunjung di aldanpost.com.

Posting Komentar untuk "Cara Ternak Ikan Lele Di Ember Agar Tidak Mati Dalam 5 Langkah"

Berlangganan via Email